Pada dasarnya masing-masing orang mempunyai jati diri masing-masing salah satunya yaitu jati diri nasionalisme. Tetapi jaman sekarang sedikit banyak sekali anak muda yang memiliki jiwa dan jati diri tersebut. Banyak sekali contoh yang bisa kita ambil seperti saat upacara 17 Agustus jikalau kita seorang PNS tidak akan ada alasan dipikiran kita bagaimana agar tidak mengikuti upacara bendera dengan berbagai alasan. Kita seperti hanya sekedar tau kalau tanggal 17 Agustus itu adalah ulang tahun negara kita tanpa menghayatinya. Mungkin ini dikarenakan perjuangan kita tidak seperti orang-orang terdahulu yang bersusah payah merebut kemerdekaan Indonesia. Dan haruskah kita bahagia akan kemerdekaan yang kita raih ?
Meskipun dianggap sudah merdeka tapi disisi lain kita masih merasakan kesedihan dan bertanya-tanya apakah benar Indonesia sudah merdeka ? anak muda jaman sekarang sudah tidak semangat lagi dalam mempertahankan gerak-gerik kemerdekaan contohnya saja kasus primordialisme yang masih terasa di Indonesia. Kasus ini menimbulkan dampak yang besar meskipun tidak sepenuhnya kita rasakan seperti disintergrasi. Kita masih suka memilih-milih teman yang hanya sesama ras karena dirasa lebih nyaman saat berkomunikasi dan bergaul. Dengan seperti ini dirasa primordialisme pada anak muda jaman sekarang masih cukup tinggi.
Sebagai mahasiswa yang dapat menjadi agent of change penerus bangsa marilah kita miliki jati diri nasionalisme yang tinggi untuk mewujudkan Indonesia benar-benar menjadi negara yang dewasa menurut arti yang sebenarnya.Wujudkan rasa nasionalisme yang tinggi demi kesejateraan bersama dengan cara melestarikan kegiatan bermasyarakat agar mempererat tali persudaraan antar masyarakat. Ayo pemuda-pemudi calon suksesor bangsa dan pemuda yang kreatif, cerdas dan memiliki semangat yang tinggilah yang akan menjadi penerus para pahlawan dalam memerdekaan Indonesia.

0 comments:
Post a Comment